Jaring Aspirasi Warga Mulyosari, Komisi B DPRD Kota Surabaya Bagas Iman Waluyo SH Gelar Reses
SURABAYA, liputankhususnews.online – Bertempat di Balai RW 03 Jalan Mulyorejo Selatan No 1 Kecamatan Mulyorejo, Kota Surabaya Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya dari Fraksi Gerindra Bagas Iman Waluyo,S. H., yang membidangi masalah perekonomian dan keuangan menggelar Reses pertamanya pada Senin (25/05/26) siang.
Acara yang dihadiri oleh Bagas Iman Waluyo, S.H., selaku Anggota Dewan Kota Surabaya dari Fraksi Gerindra, Ketua RW 03 Yuli, Ketua RT 05 Yanti, Ustadz Achmad Fauzi, serta sekitar seratus Warga Mulyorejo.

Dalam sambutannya Bagas Iman Waluyo memperkenalkan dirinya mulai dari tempat tinggalnya di Daerah Kebraon hingga pendidikan terakhirnya yang ditempuh di Universitas Surabaya (Ubaya) mengambil Jurusan Hukum, di bagian lain Bagas Iman Waluyo menyampailkan program-program dari Partai Gerindra maupun program dari Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, salah satunya menyangkut Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).
Untuk menjaring aspirasi masyarakat dibuka sesi tanya jawab, dalam kesempatan tersebut Ketua RW. 03, Yuli mempertanyakan syarat-syarat yang harus dipenuhi dalam mengajukan Rutilahu.
“Syarat-syarat apa sajakah yang harus dipenuhi agar pengajuan Rutilahu dapat diajukan dan diterima,” tanya Yuli.
Menjawab pertanyaan dari Ketua RW. 03, Bagas menyampaikan bahwa syaratnya untuk mengajukan Rutilahu harus memiliki Sertifikat yang jelas kepemilikannya dan juga harus masuk di desil 1 sampai desil 4.

“Agar pengajuan Rutilahu dapat disetujui, mereka harus memiliki Sertifikat Resmi seperti SHM, petok D atau letter C serta Surat Ijo dan terdaftar di Dinas Sosial dan masuk di desil 1 sampai desil 4,” terang Bagas saat menjawab pertanyaan dari Ketua RW. 03.
Saat diwawancarai oleh Media LKN ( Liputan Khusus News), terkait program-program dari Partai Gerindra untuk kemajuan Kota Surabaya dan Warga, Bagas Iman Waluyo mengatakan bahwa Partai Gerindra sangat gencar untuk mencari rumah warga yang layak mendapatkan bantuan dari program Rutilahu.
“Ada bantuan dari Gerindra terkait Rutilahu dan Program Stimulan Perumahan Swadaya (PSPS) dari Kementerian, dan memang kita (Gerindra) gencar mencari rumah-rumah warga yang tidak layak huni untuk mendapatkan bantuan, ” terang Bagas.

Selanjutnya bagas juga menjelaskan terkait masalah PKL yang saat ini Pemkot sedang gencar-gencarnya melakukan penertiban.
“Kemarin komisi B sudah hearing dengan beberapa pasar, seperti pasar tumpah, pasar krempyeng, untuk pasar tumpah pihaknya menghimbau untuk PD Pasar memperbaiki lokasi pasar yang ada di dalam agar layak, rapi dan bersih dan meminta kepada pedagang yang diluar supaya mau masuk ke dalam pasar sehingga kerapian di Kota Surabaya dapat terwujud,” Harap Bagas Iman Waluyo.
Dengan seringnya menjalin komunikasi dengan pedagang pasar, PD Pasar, dan eksekutif, diharapkan kedepannya dapat menemukan solusi yang terbaik menyangkut nasib para pedagang. (N3551)





